Apakah anda merasa sebagai orang yang tahu banyak hal? Apakah anda orang yang menginginkan segala sesuatu berjalan sesuai dengan pikiran anda? Apakah anda merupakan orang yang penuh dengan gagasan-gagasan sempurna? Hati-hati. Kalau iya berarti anda bisa saja terinfeksi virus idealisme. Ciri-ciri orang yang terinfeksi diantaranya; sok tahu, penuh ide-ide yang cemerlang tapi tidak mau menjalankan, tidak disukai orang-orang, ngeyel dan lain-lain.
Ah, idealisme. Gak perlu digagas. Karena idealisme berasal dari kata IDE – ALIS – ME , yang berarti ide-ide anda hanya akan sampai pada alis saya. Tatanan ideal yang ada di otak kaum idealis, yaaaaa hanya sampai di otak, di mulut dan di alis semata. Karena jika suatu idealisme benar-benar dilakukan maka selalu ada faktor X, Y, Z yang membuat idealisme tersebut tidak idealis lagi.
Saya mungkin idealis, anda mungkin idealis. Jadi ketika saya dan anda saling adu-adu ide maka kita terjebak dalam lingkaran idealisme masing-masing yang justru mengurung pikiran kita. Sehingga saya dan anda tidak bisa keluar tetapi juga tidak bisa menyatu, hanya terjebak dalam lingkaran idealisme tadi.
Dalam berbagai situasi yang paling laris manis adalah kebijaksanaan, tentunya Kebijaksanaan yang tidak idealis. Meskipun kebijaksanaan merupakan hasil perkawinan antara ide dan situasi jangka pendek, tetapi kebijaksanaan lebih mendekatkan diri pada situasi jangka panjang. Jadi bisa dibilang kebijaksanaan merupakan anak ra genah yang lupa bapak-ibunya, wakakakaka...
Nah, sekarang pertanyaannya. Anda mau jadi orang IDEALIS ataukah BIJAKSANA?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar