Minggu, 25 Juli 2010

BERCERMIN

Oleh: Linduaji


berkaca aku pada retak cermin
disana kutemui sisa-sisa purba
dari merahnya mata dan birunya sunyi

berkaca aku pada basah tanah
lumpur kotor
disana kutemui ruh bumi, ruh kita

berkaca aku pada percik air
disana kujumpai kelahiran kita, kelahiran gelombang

berkaca aku pada bayangan udara
disana aura kita membawa angin kering

berkaca aku pada titik-titik api
tiba-tiba kita jadi kesetanan
saling memangsa

berkaca aku pada halus kulitmu
lengan kecilmu
Dan kitapun lupa


Mas Aji gak mau ketinggalan bikin puisi, puisi diatas telah lolos Selekda tingkat provinsi. Saat ini sedang mengikuti seleksi tingkat nasional pada Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tingkat Nasional X Tahun 2010 disingkat (Peksiminas X 2010 )di Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat. Mohon dukungan dari adik-adik sekalian agar puisi ini mendapat tempat di hati juri yang ada di sana. Bukannya bermaksud sombong neeh, hanya saja mas Aji ingin memberi motivasi pad adik-adik sekalian agar terus berkarya. Dan “Percayalah, peluang pasti ada”.

Sankyuuuu!!!

Tidak ada komentar: